Buku Adalah Kado Ulang Tahun yang Paling Saya Sukai

Assalammualaikum.Wr.Wb

Dear Emak Cantik? Keluarga saya mempunyai sebuah kebiasaan, sebenarnya ini tidak sengaja saja terbentuk sih, bahwa kalo ada keponakan yang ulang tahun dikasih hadiah, sampai dia berusia tujuh belas tahun. Tradisi ini terus saja bergulir dari satu keluarga keluarga lainnya, dari satu keponakan, lalu lahir terus keponakan baru.

Namun, ini hanya untuk keluarga saya yang stay di Bengkulu saja, untuk saudara kami yang tinggal di luar Bengkulu. Tradisi ini tidak berlaku.

Makan bakso bareng di Kepahiang, ketika lebaran 2019 dan ulang tahun Athifah 
Biasanya juga kalo ada keponakan yang ulang tahun, disertai dengan acara kumpul keluarga dan makan-makan. Baik di rumah atau di luar. Dari tempat yang biasa aja sampai di tempat yang luar biasa. . Baca, tempat yang harga menunya mahal jika dibandingkan dengan tempat lain yang menjual menu yang sama. Pemilihan tempat diserahkan sama tuan rmah, maunya dmana. 

Yang paling seru itu adalah di bulan Mei, dimana ada beberapa dari kami yang merayakan ulang tahun yang sama. Bahkan di tanggal yang sama. Saya, dedek Nasya, kakak Lelaki saya dan almarhum emak saya, semuanya lahir pada tanggal 15 Mei.

Kami sering patungan buat makan bareng, biar lebih hemat yah. Terus ditambah lagi dengan Nailah yang berulang tahun di tanggal dua Mei. Kalo bulan Mei ini, biasanya acara makan-makan digabungkan. Baik dari pihak kakak lelaki saya dan juga keluarga kakak ipar. Jadi lebih ramai.

Kadang sebuah tempat makan, menyediakan menu makanan biasa , ini menurut saya yah. Tapi kemudian dijual dengan harga yang lumayan juga di kantong. Saya sering bilang dengan keluarga begini, di tempat makan menjual suasana dan kenyamanan. Jadi meski menu biasa, tempatnya luar biasa sehingga harganya jadi mahal.

Kumpul keluarga sekalian buka bersama, pas ulang tahun Athifah di tahun lalu, Emak juga masih membersamai kami. 
Tempat Rayakan Ulang Tahun yang Asik Ala Saya

Kalo ditanya soal tempat kumpul keluarga atau tempat merayakan ulang tahun yang paling saya sukai. Maka jawabannya, saya lebih suka ngumpulnya di rumah. Lebih luwes dan nyaman. Apalagi kalo sedang pengen ngobrol atau main lama-lama ama keluarga, tentu lebih asik di rumah.

Belum lagi soal kenyamanan kalo mau shalat, ke kamar mandi, mau rebahan dan lain sebagainya. Di tempat makan, kadang ngak nyaman banget. Sangat minim fasilitas dan belum tentu higines. Kalo ada ponakan yang bayi, duh repot sekali makan di luar rumah.

Jadi, saya lebih suka ngumpulnya di rumah saja. Apalagi kalo makanannya juga dibuat sendiri, tentu lebih asik dan seru. Bisa nambah berkali-kali. Bahkan bisa dibawa pulang sekalian, bungkus bo!

Gimana, pasti pernah atau sering mengalami hal ini. Bungkus sisa makanan saat kumpul keluarga, iya kan!

Kado yang Paling Sering Saya Berikan Untuk Ulang Tahun

Nah, kalo ditanya soal hadiah apa yang sering saya berikan kepada ponakan , saya lebih sering dan suka memberikan buku. Meski kadang mereka ponakan saya , apalagi yang sudah gede dan tahu uang. Sering minta uang saja. Padahal kalo dihitung dengan uang, lebih banyak dalam bentuk buku. 

Yah, mereka sering ngeles sih. Kata mereka, lebih praktis kalo ngasih uang dan bisa dipergunakan untuk apa saja yang lebih dibutuhkan.Benar juga sih,uang tentu saja akan lebih fleksible digunakan. Lagipula hadiah yang diberikan belum tentu disukai, dibutuhkan apalagi memang ditunggu. 

Iyah, hadiah akan lebih berkesan kalo barang tersebut memang tepat untuk dimiliki. 

Kumpul Keluarga, saat lebaran tahun 2019
Alasan Saya Memberikan Hadiah Buku

Saya punya alasan mengapa memberikan hadiah ulang tahun kepada keponakan dalam bentuk buku. Sebenarnya ini, bukan cuma untuk hadiah keponakan saja sih. Kepada orang lain, saya juga lebih sering memberikan buku. Meski tidak sedang ulang tahun. Kalo sesama penulis, sering juga saling tukaran buku.

Jadi di keluarga saya itu, hampir semua keponakan saya tidak gemar membaca buku, selain buku sekolah. Kalo pun ada, paling membaca buku dengan jenis tertentu dan itu pun sangat jarang. Saya juga jarang melihat ada buku bacaan di rumah mereka. Paling adanya buku sekolah saja. Sangat berbeda dengan di rumah kami. Buku bacaan, terutama untuk anak-anak juga banyak. Bahkan terletak di bebagai ruangan yang ada mejanya. Kami juga mempunyai lemari besar yang menyimpan koleksi buku-buku kami. Meski sekarang lemari itu sudah kami buang, sebab saat banjir bulan April 2019. Lemarinya rusak. Namun, alhamdulillah semua buku sudah saya selamat.

Impian saya dengan memberikan buku-buku kepada keponakan, bisa menumbuhkan minat baca kepada mereka, secara pelan-pelan. Paling ngak sih, mereka ingat kalo ada buku yang saya berikan. Bukunya juga bisa menjadi tambahan koleksi di rumah mereka. 

Seminar tentang literasi, yang dilakukan oleh kantor Bahasa Bengkulu, Mei 2019 lalu 

Memperkenalkan Dunia Literasi Sejak Dini

Jika bicara literasi,  kita akan menemukan enam jenis literasi. Ini saya sarikan dari gurusiani.id.

1. Literasi Baca Tulis

literasi baca-tulis. Membaca dan menulis merupakan literasi yang dikenal paling awal dalam sejarah peradaban manusia. 
.
Membaca merupakan kunci untuk mempelajari segala ilmu pengetahuan, termasuk informasi dan petunjuk sehari-hari yang berdampak besar bagi kehidupan. Ketika menerima resep obat, dibutuhkan kemampuan untuk memahami petunjuk pemakaian yang diberikan oleh dokter. 

2. Literasi Numerasi

Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk (a) menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari dan (b) menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb.) lalu menggunakan interpretasi hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.

3. Literasi Sains

Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya, serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains (OECD, 2016). 

4. Literasi Finansial

Literasi finansial adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, baik individu maupun sosial, dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat. 

5. Literasi Digital

Menurut Paul Gilster dalam bukunya yang berjudul Digital Literacy (1997), literasi digital diartikan sebagai kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas yang diakses melalui piranti komputer.Bawden (2001) menawarkan pemahaman baru mengenai literasi digital yang berakar pada literasi komputer dan literasi informasi. 

6. Literasi Budaya dan Kewargaan

Literasi budaya merupakan kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa. Sementara itu, literasi kewargaan adalah kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. 

Memberikan hadiah Buku sebagai hadiah ulang tahun, adalah sebuah upaya memperkenalkan buku dan menumbuhkan minat baca dari dalam keluarga.

  

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Buku Adalah Kado Ulang Tahun yang Paling Saya Sukai"