Rabu, 05 Desember 2018

Sunrise Gunung Ireng Patuk Gunungkidul


Assalammualaikum. Wr.Wb

Apa kabar Emak Cantik, traveller terkece dan terhits sejagat instagram, pasti baik kan? Apakah kalian sudah upload foto-foto terbaru kalian hari ini? Kalau kalian belum sempat untuk upload koleksi foto terbaru, atau sekedar bingung mencari destinasi wisata hits untuk dijadikan spot jepretan lensa kamera, ada baiknya kalian simak informasi yang akan kita ulas bersama berikut ini.

Kali ini kita tidak akan pergi jauh dari satu daerah yang ada di Jogja dimana daerah tersebut memiliki segudang stock destinasi wisata alam yang begitu menarik dan instagramable. Dimana lagi kalau bukan di Kabupaten Gunungkidul, ya kan?
 
jurnalbumi.com
Seperti yang kalian tahu, wilayah Kabupaten Gunungkidul menawarkan beraneka ragam wisata alam yang sungguh indah dan alami, seperti wisata pantai dan panorama dari atas perbukitan.

Gunungkidul sebagai daerah yang identik dengan bukit seribu nya siap memanjakan mata kalian dengan satu spot destinasi wisata terbarunya. Wisata Jogja di Gunungkidul yang akan kita bahas kali ini adalah Gunung Ireng.

Nama Gunung Ireng jika kita artikan kedalam bahasa Indonesia berarti Gunung Hitam. Mengapa disebut sebagai Gunung Ireng atau Gunung Hitam? Soal itu semua akan kita bahas nanti, untuk sekarang kita ulas terlebih dahulu dimana tepatnya lokasi dari wisata terbaru ini dan rute mana yang harus kita lalui untuk sampai disini.

Wisata Gunung Ireng ini terletak di Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Nah, buat kalian yang penasaran dimana titik lokasinya bisa cek di aplikasi Google Map pada titik koordinat GPS -7.883235,110.490680 .

Untuk sampai ke titik puncak Gunung Ireng, kalian yang berada di pusat Kota Jogja harus berjalan ke arah timur menuju Jalan Piyungan - Wonosari. Setelah sampai di pertigaan Piyungan, kalian bisa terus lurus sampai bertemu dengan pertigaan di samping stasiun GCD FM. Setelah itu kalian belok kanan menuju arah Jalan Dlingo dan ikuti petunjuk arah ke Desa Pengkok.

Kemudian perhatikan jalan secara teliti sampai kalian menemukan Tugu Semar. Kalau sudah sampai di Tugu Semar, kalian bisa belok kanan dan mengikuti plang penunjuk selanjutnya untuk langsung menuju ke titik puncak Gunung Ireng ini. Jika jalan antara Piyungan sampai dengan wilayah Patuk lancar tanpa ada macet, kalian bisa menempuh perjalanan singkat sekitar 40 menit untuk sampai ke lokasi wisata ini. Nah, khusus buat kalian yang tidak ingin lelah dalam perjalanan atau tidak mau terjebak dengan macetnya jalan kota Jogja, ada baiknya untuk menggunakan jasa travel wisata rekomendasi kami, apalagi kalau bukan di sini Omocars Jogja. Kalian bisa memilih berbagai paket wisata dengan jenis kendaraan pilihan kalian. Jika kalian berniat menyetir sendiri juga bisa memilih jenis mobil di omocars.com dengan harga sewa yang ramah di kantong dan syarat sewa yang mudah.

Pesona Gunung Ireng

Ada sesuatu yang berbeda dari destinasi wisata yang satu ini. Berbeda dengan beberapa saudara spot wisata di wilayah yang sama, yang menawarkan panorama sunset dan indahnya Kota Jogja di waktu malam hari. Justru sebaliknya, wisata Gunung Ireng ini menawarkan kalian pengalaman menikmati indahnya sunrise atau matahari terbit dari puncak bukit.

Ketika kalian sudah sampai di puncak Gunung Ireng, kalian akan disuguhkan dengan udara segar khas pegunungan di pagi hari yang ditemani pepohonan hijau yang tumbuh di sekitar bukit. Selain itu, yang selalu ditunggu-tunggu oleh traveller yang sengaja datang kesini adalah momen matahari terbit berwarna jingga yang dapat kalian lihat dari sini, sungguh ciptaan Tuhan yang sempurna.
jogjaspace.com

Nah, menjawab pertanyaan di atas tadi, mengapa tempat ini dinamakan Gunung Ireng. Satu alasan yang pasti adalah karena jenis bebatuan yang ada di bukit ini sama persis dengan karakteristik Gunung Api Purba Nglanggeran, yang mana merupakan batuan vulkanis yang terbentuk sejak beribu tahun lalu.

Konon katanya, Gunung Ireng ini sempat aktif dan berjaya layaknya Gunung Api Purba Nglanggeran pada beberapa juta tahun yang lalu. Karena aktivitas vulkanisnya yang membuat letusan dahsyat, maka terbentuklah bukit di sini yang memiliki banyak bongkahan bebatuan vulkanis besar yang tersebar di wilayah ini.

21 komentar

5 Desember 2018 21.31 Delete comments

Wah,,kayaknya asik main kesana..

Reply
avatar
5 Desember 2018 22.06 Delete comments

Saya belum pernah naik gunung, pingin banget dan menikmati sunrise-nya 😊

Reply
avatar
5 Desember 2018 22.15 Delete comments

ohyaampuuuuuun.... pemandangannya bagus banget. aku pernah mendaki gunung dan sempat kapok. lebih suka ke pantai. tapi kalau pemandangannya kayak gini yaaa bolehlaah ntar kapan kapan coba nanjak lagii

Reply
avatar
5 Desember 2018 22.22 Delete comments

Bagus banget,... keren,,,kapan yach bisa kesan kira2 bunda di beri kesempatan kesana aaminnn...

Reply
avatar
6 Desember 2018 03.12 Delete comments

Sunrise seperti ini memang selalu mengundang kagum dan rasa syukur kepada sang pencipta ya kak. Dimanapun itu puncaknya, sunrise seperti ini selalu Indah

Reply
avatar
6 Desember 2018 06.03 Delete comments

Subhanallah.. Indahnya negeriku.. informasi seperti ini nih sangat membantu untuk mengetahui tempat-tempat indah di Indonesia, jika tidak membaca blog mba, aku ngga pernah tahu ada tempat seindah ini di Indonesia

Reply
avatar
6 Desember 2018 06.43 Delete comments

Ini menjawab kenapa kami suka mendaki gunung. Bahkan anak kami yg masih balita saja sudah kecanduan naik gunung. Berarti memang ia sudah bisa melihat keindahan Nya

Reply
avatar
6 Desember 2018 11.12 Delete comments

Mba, pengen tahu lebih banyak nih, karena kalo ke gunung kidul lebih sering ke pantai

Reply
avatar
6 Desember 2018 12.28 Delete comments

Sebetulnya lebih suka ke pantai dafipada ke gunung...treking ke bukit aja sudah kecapean hehe..tapi memang olab raga sih apalagi setelahnya bs melihat pemandangan asyik kayak gini ya..

Reply
avatar
6 Desember 2018 15.32 Delete comments

Jadi pengen naik gunung lagi nih, dah lama banget ga bersentuhan dengan gunung, gunung Ireng sepertinya indah untuk dinikmati nih..

Reply
avatar
6 Desember 2018 16.38 Delete comments

Spot fotonya bagus banget Mba. .saya akhir2 ini jatuh hati pada panorama pegunungan.. Next semoga saya kesampaian bisa ke tempat ini..

Reply
avatar
7 Desember 2018 08.17 Delete comments

Kalau baca penjabarannya jadi ngingetin saya sama gunung api purba di gunung kidul. Disana banyak sekali batu vulkanik besar2 jadi berasa ingin menjelajah Yogyakarta lagi

Reply
avatar
8 Desember 2018 03.45 Delete comments

Tadinya tuh suka mikir naik gunung itu gimana ya. Pas udah pernah ya luar biasa ya di gunung itu nggak boleh main-main alias butuh tenaga ekstra

Reply
avatar
8 Desember 2018 06.41 Delete comments

Ke yogyakarta jangan hanya di malioboro saja ya. Masih ada banyak spot wisata lainnya ternyata

Reply
avatar
8 Desember 2018 13.07 Delete comments

Sudah hampir 6 tahun tinggal di Jogja, tapi aku belum pernah ke gunung itu. Beneran aku kok ngerasa kurang main jauh ya hihihi
Sepertinya tempatnya asyik kalau rame2.

Reply
avatar
8 Desember 2018 14.46 Delete comments

Paling asyik memang memandang sunset atau sunrise...kalau saya lebih memilih di pantai sih ga harus capek dulu...hahaha..*emakmalas

Reply
avatar
8 Desember 2018 15.23 Delete comments

Wah cantik sekali gunung Ireng ini. Sunrisex keren tp sayang artikelnya pendek sekali, bikin penasaran padahal mau tau banyak ttg gunung Ireng nih.

Reply
avatar
8 Desember 2018 17.10 Delete comments

Saya belum pernah naik gunung Mungkin suatu hari pengen menikmati apa lagi melihat pemandangannya sangat bagus seperti di gambar

Reply
avatar
9 Desember 2018 07.35 Delete comments

pemandangan alamnya bagus !!!
wajib dikunjungi nih saat ke jogja nanti

Reply
avatar
9 Desember 2018 08.01 Delete comments

Oh ternyata piyungan nama daerah ya, memanglah proses perjalanan itu yg sarat makna, sekian jarak kita tempuh, banyak yg dilewati,apalagi kini dimudahkan dgn jasa travel

Reply
avatar
9 Desember 2018 21.56 Delete comments

Melihat keindahan alam dari ketinggian pasti indah sekali. Di Gunung Ireng, dari atas bukit-bukitnya pasti memanjakan mata saat memandang ke sekeliling.

Reply
avatar