Rabu, 21 November 2018

Kehilangan Handphone Saat Chek In di Bandara

Assalammu’alaikum Wr.Wb

Dear Emak cantik, apa kabar? Udah merencanakan mau liburan akhir tahun kemana nih? Mau naik kendaraan apa? Lebih praktis meski biaya jadi agak bengkak. Ya, naik pesawat. Meski kalo lagi beruntung, bisa jadi sama saja atau lebih murah naik pesawat ketimbang naik transportasi lainnya. Seperti Bus, Mobil atau Kereta Api.

Pengalaman saya liburan beberapa bulan lalu bersama keluarga, tiga dewasa, satu anak dan bayi. Hitungannya enak dan irit naik pesawat. Meski begitu, banyak juga hal-hal yang harus diwaspadai.Sebab saat ini terminal atau gate di bandara. Saking ramenya udah kayak terminal bus atau kereta api loh. Jadi potensi untuk kehilangan, kecopetan, kemalingan ya tetap aja bisa terjadi. 

Sewaktu perjalanan pulang dari Jakarta menuju Bengkulu, saya bersama dengan teman-teman yang merupakan salah satu peserta dari sebuah acara yang digelar di Jakarta. Akan pulang ke daerah kami masing-masing. Teman saya itu akan terbang ke kota Padang. Saat itu kami berada di bandara Soekarno Hatta 


Cerita Kehilangan Handphone

Jadi seperti biasa, kami masuk dengan menyerahkan tiket. Setelah itu masuk dengan mendorong semua bawaan dengan troly ke meja pemeriksaan. Untuk kemudian dilakukan sensor terhadap semua barang yang akan dibawa masuk.

Saya sudah memasukan semua peralatan dan perlengkapan yang tidak boleh atau rawan untuk diperiksa. Seperti henpon, jam tangan , ikat pingang.

Baca Juga Tulisan Julia : Persiapan Naik Pesawat

Meski saat itu ada bak atau baskom yang disediakan untuk meletakkan ketiga baraang tersebut untuk melewati mesin pemeriksaan.Namun saya memilih untuk memasukkan ke dalam tas saja. 

Berbeda dengan teman saya tersebut, dia meletakkan henpon ke dalam kotak/baskom tersebut. Kemudian meletakkannya dan mendorongnya melewati mesin pemeriksaaan. Sore itu kebetulan agak ramai,barangnya yang akan dibawa cukup banyak sehingga agar repot. Sebab harus mendorong troly dulu.Untuk menganggut barang pas chek- in.

Henpon Positif Hilang

Setelah segera kami mengambil dan menyusun barang ke atas troly.Termasukjuga teman saya tersebut. Tapi kemudian dia bingung dan mulai mencari-cari henponnya di dalam box yang disediakan oleh petugas bandara untuk meletakkan henpon.

Hanphone dinyatakan hilang, sebab tidak ada di dalam box

Teman saya langsung menepi dan mencoba menenangkan diri. Dia meminta kami mencoba menelpon henponnya, akan tetapi sudah mati.

Berkali-kali ditelpon,tetap sama. Tidak bisa dihubungi. Tentu saja oleh pencurinya henpon sudah dimatikan. Agar tidak terlacak atau ditemukan.

Baca Juga tulisan Erlina : Cara Cepat Chek In

Kami kemudian melapor ke petuga bandara mengenai kronologis kejadian tersebut. Pihak bandara pun memeriksa CCTV. Dan memang terlihat pada saat itu memang ada yang mengambil hepon tersebut dari alam box, dan diperkirakan yang mengambil itu bukan teman saya.

Pencuri Ketahuan tapi Tidak Bisa Ditangkap

Tragis memang, bisa melihat pencuri, namun tidak bisa menangkapnya. Hal itu yang kami alami sat itu. Kami tahu dan mengenali cirri pencuri yang mengambil henpon teman saya tersebut. Namun untuk melacak dan menangkap pencurinya tidaklah mudah. Pasti sangat repot jika harus mengecek setiap gate mana yang akan dituju oleh pencuri. Belum lagi jarak antar gate juga lumayan jauh.

Apalagi yang paling tragis adalah waktu keberangkata kami yang memang sudah dekat. Bisa dipastikan jika kami ngotot mencari dan menangkap pencurinya. Saya dan teman saya tersebut  akan ketinggalan pesawat. Maka akan rugi dua kali.

Akhirnya, teman saya tersebut meminjam henpon saya untuk menelpon keluarganya di Padang memebritahu kejadian yang baru menimpahnya dan member kabar bahwa , pesawat yang akan dia tumpangi akan segera terbang ke Padang. Untunglah teman saya tersebut , hapal nomer henpon  keluarganya.


Hal yang Diwaspadai
1.Sejak kejadian itu saya semakin hati-hati, begitu juga saya memberi kepada teman, sahabat dan keluarga untuk selalu menyimpan henpon dan barang yang penting lainnya di dalam tas saja.Tidak meletakkan barang tersebut di dalam box saat akan pemeriksaan di bandara.
2. Hapal dan mulailah menghapal beberapa nomer penting dan nomer henpon anggota keluarga. Apalagi saat berpergian. Sebab hal tersebut, sangat penting. Terutama kalo dalam kondisi darurat bencana dan musibah
Semoga cerita ini bisa memberikan inspirasi dan pencerahan bagi emakcantik sekalian,kalo sedang berpergian naik pesawat.

Pengalaman naik pesawat ini saya tulis untuk menjawab tantangan #NulisSerempak dari Blogger Bengkulu, semoga bermanfaat yaah !!

4 komentar

23 November 2018 23.47 Delete comments

Wahhh... tips nya keren banget kak, kebiasaan jelek saya kalo lewat sesi pemeriksaan bandara emang gitu, suka taro henpon dibaskom. Kedepannya nggak lagi lah.... makasih tips kecenya.

Reply
avatar
24 November 2018 17.01 Delete comments

Pasti sebel banget itu kalo aku mb . Kita tau ciri si pencuri tapi susah di tangkap . Ah greget deh

Reply
avatar
24 November 2018 17.18 Delete comments

ternyata bisa juga kehilangan saat pemeriksaan.. mesti harus hati2 saat pemeriksaan..

Reply
avatar
26 November 2018 08.16 Delete comments

iyah,ini jadi waspada juga

Reply
avatar