Mengenal EKG dalam Pemeriksaan Kesehatan

Assalammualaikum. Wr.Wb

Emak Cantik, bulan lalu Emak saya  masuk rumah saki. Diagnosa dokter akibat sakit jantung. Untuk mengetahui penyebab dan masalah yang menimbulkan sakit tersebut. Emak saya harus mengalami serangkaian pemeriksaan termasuk harus melakukan tindakan EKG.

Tindakan EGK ini kemudian dilakukan oleh perawat profesional setelah itu hasilnya diberikan kepada dokter, selanjutnya akan dianalisa oleh dokter dan ditentukan tindakan pengobatan selanjutnya seperti apa.

Saat dilakukan EKG , Emak saya masih di ruangan IGD atau UGD. Setelah beberapa jam, dievaluasi, baru Emak saya dipindahkan ke ruangan. Sekitar jam dua belas siangt. Emak masuk rumah sakit sekitar jam sembilan pagi.

Emak harus menjalani pemeriksaan EKG dua kali, sebab pada tindakan pertama hasil EKG ga terbaca dengan baik. Memang saat itu kondisi ruangan sedang berisik. Ada yang sedang memperbaiki ruangan sehingga membuat Emak saya ga nyaman. Terdengar suara alat tukang berpadu dan bersahutan.

Mengenal EKG

Elektrokardiogram (EKG) adalah grafik yang dibuat oleh sebuah elektrokardiograf, yang merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu. Namanya terdiri atas sejumlah bagian yang berbeda: elektro, karena berkaitan dengan elektronika, kardio, kata Yunani untuk jantung, gram, sebuah akar Yunani yang berarti "menulis". Analisis sejumlah gelombang dan vektor normal depolarisasi dan repolarisasi menghasilkan informasi diagnostik yang penting.

•    Merupakan standar emas untuk diagnosis aritmia jantung
•    EKG memandu tingkatan terapi dan risiko untuk pasien yang dicurigai ada infark otot jantung akut [2]
•    EKG membantu menemukan gangguan elektrolit (mis. hiperkalemia dan hipokalemia)
•    EKG memungkinkan penemuan abnormalitas konduksi (mis. blok cabang berkas kanan dan kiri)[4]
•    EKG digunakan sebagai alat tapis penyakit jantung iskemik selama uji stres jantung
•    EKG kadang-kadang berguna untuk mendeteksi penyakit bukan jantung (mis. emboli paru atau hipotermia)

Elektrokardiogram tidak menilai kontraktilitas jantung secara langsung. Namun, EKG dapat memberikan indikasi menyeluruh atas naik-turunnya suatu kontraktilitas.
Pagi, jam delapan Emak di EKG

Sejarah EKG

Alexander Muirhead menghubungkan kabel ke pergelangan tangan pasien yang sakit untuk memperoleh rekaman detak jantung pasien selama kuliah untuk DSc-nya (dalam listrik) pada tahun 1872 di St. Bartholomew's Hospital.[7] Aktivitas ini direkam secara langsung dan divisualisasikan menggunakan elektrometer kapiler Lippmann oleh seorang fisiolog Britania bernama John Burdon Sanderson.

Orang pertama yang mengadakan pendekatan sistematis pada jantung dari sudut pandang listrik adalah Augustus Waller, yang bekerja di St. Mary's Hospital di Paddington, London.Mesin elektrokardiografnya terdiri atas elektrometer kapiler Lippmann yang dipasang ke sebuah proyektor.

Jejak detak jantung diproyeksikan ke piringan foto yang dipasang ke sebuah kereta api mainan. Hal ini memungkinkan detak jantung untuk direkam dalam waktu yang sebenarnya. Pada tahun 1911 ia masih melihat karyanya masih jarang diterapkan secara klinis.

Gebrakan bermula saat seorang dokter Belanda kelahiran Kota Semarang, Hindia Belanda (kini Indonesia) bernama Willem Einthoven, yang bekerja di Leiden, Belanda, menggunakan galvanometer senar yang ditemukannya pada tahun 1901, yang lebih sensitif daripada elektrometer kapiler yang digunakan Waller

Einthoven menuliskan huruf P, Q, R, S dan T ke sejumlah defleksi, dan menjelaskan sifat-sifat elektrokardiografi sejumlah gangguan kardiovaskuler. Pada tahun 1924, ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran untuk penemuannya.

Meski prinsip dasar masa itu masih digunakan sekarang, sudah banyak kemajuan dalam elektrokardiografi selama bertahun-tahun. Sebagai contoh, peralatannya telah berkembang dari alat laboratorium yang susah dipakai ke sistem elektronik padat yang sering termasuk interpretasi elektrokardiogram yang dikomputerisasikan.

Dengan kemajuan teknologi ini membantu tim medis membantu menemukan dan mengobati penyakit Emak saya. Doakan Emak saya tetap sehat yaaa.

Referensi wikipedia

Subscribe to receive free email updates:

22 Responses to "Mengenal EKG dalam Pemeriksaan Kesehatan"

  1. Ekg tuh emang sngat mmbantu kak..

    BalasHapus
  2. wah baru tau nih. Jd inget waktu emakku sakit syaraf, aku pun kepo kepo sama segala alat dan lain2.

    Semoga Emaknya Emak Cantik segera sehat yaaaa

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Semoga cepat pulih yaa, emaknya Mba Milda, amiiin

    BalasHapus
  5. waktu pas ospek aku pernah pake ekg hasilnya kelainan jantung yg ngomong dokter lg uas wkwkwk mamaku hampir lingsan dibuatnya nyatanya cmn kelelahan doang jd ga stabil

    BalasHapus
  6. Semoga Ibunda sehat selalu ya mba aamiin..terima kasih banyak artikelnya informatif pisan..

    BalasHapus
  7. aamiin ya rabb.. smoga mbak dan keluarga sehat selalu ya mbakkk

    BalasHapus
  8. Alhamdulillah peralatan medis sekarang canggih ya Mbak. Sangat memudahkan kita.

    Oya bagaimana keadaan Emak sekarang?

    BalasHapus
  9. Semoga ibunya lekas sehat kembali mba,
    Perkembangan teknologi dlm dunia medis memang cukup membantu ya

    BalasHapus
  10. Semoga diberikan kesehatan ya emakcantik

    BalasHapus
  11. istilah kedokteran itu banyak ya. dan akhirnya saya paham arti EKG berkat artikel ini.
    semoga emaknya segera pulih dan kembali sehat ya mbak. Amin!

    BalasHapus
  12. Mahal gak sih ekg tuh mbak?

    BalasHapus
  13. Mba Milda.. semoga emak lakas membaik ya... pengetahuan banget mba tentang EKG ini semoga kita semua selalu sehat ya mba

    BalasHapus
  14. Semoga ibunda Mbak Milda segera diberi kesembuhan. Aku pernah EKG saat medical check-up. Syukurlah hasilnya normal. Lebih valid lagi ditambah tes treadmill.

    BalasHapus
  15. Beberapa kali nganter keluarga yang sakit, lalu pengecekan EKG seperti ini, pertama lihat keliatan serem yah dipasang kabel-kabel gitu, aku sih ngerinya nyetrum.hehe
    semoga lekas sembuh ibundanya ya mbak.

    BalasHapus
  16. Canggih ya cara kerjanya bisa mendeteksi jantung kita dengan sekali tempel. Ah, coba tau dari dulu, hiks. tfs mak

    BalasHapus
  17. Sering denger dan tahu alat ini kalau nonton serial2 dokter2an di tipi mbak.
    Ibunya udah pulihkah? Moga lekas sehat ya...

    BalasHapus
  18. Aku tuh kalau lihat orang yang dipakai EKG gitu jadi sedih. Smoga emak sehat sehat ya mba. Awalnya aku ga tahu sejarah EKG dan kini jadi tahu berkat tulisan ini :)

    BalasHapus
  19. baru tau soal EKG ini. Btw, semoga ibundanya lekas sembuh ya Mba. Aamin

    BalasHapus